Apakah anda percaya tentang AURA ?
Apakah anda percaya bahwa AURA merupakan salah satu objek yang ada di dimensi malaikat ?
Apakah anda percaya bahwa AURA dapat direkayasa sehingga berubah menjadi kekuatan ?
Untuk menjawab pertanyaan ini, silahkan baca penjelasan dibawah ini..
Aura adalah Salah Objek di Dimensi Malaikat
Aura selalu diidentikan dengan hal gaib. Kita menyebut sesuatu yang gaib atau metafisik, jika suatu objek itu ada namun tidak dapat dilihat oleh penglihatan atau mata.
Udara, listrik, frekuensi adalah salah satu contoh hal gaib ini. Kita tidak dapat melihat udara, namun udara itu memang ada dan kita hisap setiap hari. Begitu juga dengan listrik, anda jangan coba-coba untuk memegang kawat listrik dirumah hanya karena percaya bahwa segala sesuatu harus dilihat dengan mata. Listrik tidak bisa dilihat oleh mata, namun terasa jika anda memegangnya.
Kesimpulannya adalah anda tidak dapat mengambil suatu kesimpulan logika bahwa segala sesuatu yang tidak terlihat oleh mata, itu tidak ada.
Kitab suci al-Quran menyebutkan bahwa di sekitar tubuh manusia terdapat malaikat yang menjaga secara bergiliran, dimuka, dibelakang. Secara definisi, malaikat adalah cahaya yang terdiri dari tujuh warna. Jika diperhatikan hasil foto dari hasil pemotretan kamera kecepatan tinggi atau kamera klirlian. Kamera ini dapat menangkap elektron di sekitar tubuh manusia, dengan sangat jelas. Dapat diperhatikan bahwa warna-warna yang muncul sangat identik dengan definisi malaikat dalam kitab suci al-Quran.
Bagaimana dengan malaikat-malaikat lain yang disebutkan dalam al-Quran seperti malaikat Jibril, Mikail, Izrail, yang dijelaskan bahwa mereka adalah malaikat atau golongan malaikat yang memiliki kecerdasan, dan dalam beberapa kisah mampu berinteraksi dengan manusia.
Terdapat suatu hal yang harus dimengerti pada bahasa al-Quran yang ditulis sekitar 2000 tahun yang lalu, dimana kosakata di jaman itu tidak selengkap seperti sekarang ini. Pada jaman ketika al-Quran diciptakan, tidak ada kata yang tepat untuk mendeskripsikan kata “Dimensi”. Banyak penjelasan al-Quran memang di desain sedemikian rupa, sehingga meski bahasanya adalah kuno, namun maknanya mengarah pada suatu penjelasan yang nyata dan ilmiah.
Para pemeluk agama Islam, meyakini semua hal yang di-Firmankan Tuhannya adalah benar. Meski penjelasan itu sangat sulit untuk dijelaskan oleh akal.
Dalam kasus ini, AURA adalah salah satu objek di dimensi malaikat yang memilliki kecerdasan, namun Ia memiliki pembawaan sebagai penjaga atau mentaati perintah manusia. Betul sekali, AURA ini diciptakan untuk manusia sebagai penjaga. Apa bukti bahwa AURA ini taat kepada perintah manusia. Selain kamera, video untuk merekam AURA telah ditemukan saat ini. Perhatikan Video AURA dibawah ini :
AURA berubah bentuk, warna dan frekuensi sesuai dengan pikiran manusia. Pada Video diatas, AURA berubah bentuk dan warnanya ketika 2 pasangan jatuh cinta, berciuman satu sama lain. Ini adalah bukti bahwa AURA dapat dirubah oleh pikiran manusia itu sendiri, biasanya kebanyakan berubah karena emosi.
Begitu juga jika manusia marah, maka biasanya AURA berubah warna menjadi warna kemerah-merahan.
Apa manfaatnya jika kita mempercayai bahwa AURA adalah sama persis tentang deskripsi al-Quran tentang Malaikat Hafazhah atau Malaikat Penjaga.
Manfaatnya adalah kita mendapatkan informasi yang benar dan penuh tentang manfaat AURA yang selama ini tidak kita ketahui dengan sempurna, padahal AURA selama ini menempel pada tubuh manusia, sejak ia lahir.
Apa fungsi penuh dari AURA ?
Sesuai dengan ayat al-Quran AURA memiliki fungsi penjagaan manusia secara fisik dan mental. Ini adalah pengetahuan loncatan, yang akan lama sekali terbuka jika diexplore dengan ilmu pengetahuan saat ini.
Bagaimana mengaktifkan kekuatan dalam AURA, sehingga memiliki fungsi yang sebenarnya yaitu menjaga manusia, secara fisik dan mental. Termasuk didalamnya merubah frekuensi dan bentuk AURA dengan menggunakan konsentrasi bahkan hanya dengan sekali niat.
Manfaat lain dari AURA yang tidak kalah penting adalah, jawban atas rahasia kenapa ada laki-laki botak, mau dan dicintai oleh wanita cantik, seperti pada klip yang saya capture diatas... Ini penting lho, karena dapat menjelaskan kenapa kita dapat menyukai lawan jenis kita, tanpa melihat penampilan fisik.. dan itu dijelaskan dengan sempurna oleh pengetahuan tentang AURA..
Temukan jawaban menarik lainnyanya di Bagian Artikel selanjutnya...
Selengkapnya...
Mengungkap Misteri Aura (Bagian 2)
Mengungkap Misteri Aura (Bagian 1)
Apa itu AURA..?
Benda apakah ini ? Penulis akan mencoba untuk mengungkap misteri ini terutama ditujukan kepada masyarakat awam, yang memang saat ini minim pengetahuan tentang AURA. AURA sangat sulit dijelaskan dengan akal sehat dan ilmu pengetahuan. Namun tidak ada salahnya jika kita sedikit membuka pikiran, mencoba mengungkap rahasia ini.
Para ahli meyakini bahwa ketika alam semesta pertama kali tercipta, tidak hanya kehidupan materi yang tercipta, tapi non-materi juga ikut tercipta. Meski kita belum menemukan apakah ada kehidupan di dimensi non-materi yang memilki kecerdasan seperti manusia, tapi kita yakin bahwa ada kehidupan lain selain materi padat yang tidak dapat kita lihat dengan mata telanjang.
Materi adalah bagian dari energi. Hukum ini membuktikan bahwa manusia adalah suatu makhluk hidup materi yang memiliki unsur non-materi. Ini adalah kelebihan benda padat materi dengan non-materi. Contoh benda non materi seperti energi dan partikel, termasuk didalamnya cahaya dan api.
Begitu banyak sumber mengenai AURA. Beberapa orang mampu melihat AURA dengan mata telanjang, namun tidak perlu khawatir bagi orang yang tidak bisa melihat dengan mata telanjang. Saat ini telah ditemukan alat yang dapat menangkap gelombang visual lemah, dengan kamera dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kamera ini pertama kali ditemukan oleh Ilmuan Rusia bernama Kirlian. Jika kita di foto dengan kamera ini, maka akan muncul cahaya berwarna-warni muncul di seluruh permukaan tubuh.
Aura identik dengan metafisik dan gaib. Istilah aura sering dipakai oleh perguruan silat dan perguruan kesehatan, terutama untuk kekuatan dan pengobatan. Jadi jika anda tamat membaca artikel ini, anda tidak akan bingung lagi tentang aura. Pada bagian paling akhir penulis akan memberikan metode paling cepat untuk merasakan aura tanpa harus belajar ke perguruan silat atau perguruan kesehatan. Manusia memiliki aura sejak ia dilahirkan, tidak perlu acara pembangkitan dan ritual aneh untuk merasakannya, tentu saja dengan tidak mengurangi rasa hormat penulis kepada penemu metode serta informasi detail aura, yaitu Dicky Zainal Arifin. Guru utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia.
Penulis mendapatkan informasi paling tua tentang AURA adalah berasal dari kitab suci al-Quran sekitar 500 M atau sekitar 2000 tahun yang lalu. Sekali lagi dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada penemu informasi ini, yaitu Dicky Zainal Arifin.
Informasi al-quran tentang Aura yang akan saya bahas dibawah ini belum masuk ke perdebatan dikalangan umat Islam, karena memang belum terekspos ke cendekiawan Islam.
Jika mengenai Aura itu sendiri, banyak kalangan cendekiawan Islam tidak mempercayai hal ini, karena menurut mereka hal ini tidak pernah disebutkan dalam kitab suci al-Quran. Kemungkinan besar para cendekiawan Islam yang terkenal saat ini, terutama di Indonesia, bukanlah seorang ilmuan, jadi kita memang harus pilah pilih mana ulama slam yang bisa membahas permasalahan ini.
Mari kita baca kutipan ayat al-Quran dibawah ini :
Surat Ar Ra’d (Guruh), ayat 11 :
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah penjelasan. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
Penjelasan :
Dalam Islam disebutkan terdapat 2 jenis malaikat yang selalu mengikuti manusia, yang pertama adalah malaikat yang mencatat amal perbuatan yang kedua adalah malaikat Hafazhah atau malaikat penjaga. Dan yang dimaksud dalam ayat ini ialah malaikat yang menjaga secara bergiliran, disebut malaikat Hafazhah.
Ayat diatas disandingkan dengan ayat yang terkenal dalam Islam yaitu mengenai Takdir. “… Sesungguhya Allah tidak merobah keadaaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…”.
Jadi memang pertanyaan seperti apakah kita ditakdirkan miskin atau kaya telah terjawab di ayat ini, yaitu memang Allah SWT sendirilah yang tahu mengenai takdir, manusia hanya bisa berusaha. Dalam ayat ini ditegaskan bahwa hasil akhir ditetapkan oleh Allah SWT. Dapat diambil kesimpulan juga bahwa Allah SWT menilai seseorang dari usaha dan proses bukan hasil akhir. Keren kan..
Namun kenapa malaikat penjaga / hafazhah ini selalu gagal menjaga. Buktinya banyak orang yang meninggal karena jatuh dari lantai yang tinggi, atau meninggal saat jiwa terancam, apa yang terjadi dengan malaikat hafazhah, dimana efek menjaganya. Kemungkinannya adalah malaikat itu tidak ada atau malaikat itu tidak aktif. Untuk membahas lebih jauh kesana, mari kita bahas dahulu definisi dari malaikat itu sendiri.
Jika kita perhatikan definisi malaikat melalui wikipedia : http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat
Atau juga asal suku kata malaikat dalam bahasa arab, beberapa kitab terjemahan lain, menyebutkan bahwa Malaikat = Sesuatu = Kekuatan = Cahaya.
Terus kita uraikan yg namanya Cahaya dan ayat al-quran:
1. Cahaya terdiri dari 7 Warna.
2. Memiliki lokasi di muka dan dibelakang tubuh manusia
3. Bergerak dan berputar bergiliran
4. Memiliki fungsi untuk menjaga
Coba sekarang kita bandingkan dengan gambar aura dibawah ini :
Cocok tidak kira-kira dengan definisi malaikat hafazhah dalam kitab suci al-Quran
Bersambung...
Selanjutnya : Aura dipandang dari sisi ilmu pengetahuan, bagaimana merasakan aura dengan cepat, cara mengaktifkan aura sehingga memiliki fungsi sebagai penjaga
Selengkapnya...

